…s…e…r…v…a…s…i…u…s……r…i…n…t…a……@sistemkomputer-undip

8Mar/11Off

Pengaruh Pemodelan Proses Bisnis dalam Perancangan Sistem Informasi

Salah satu inti ketika akan merancang sistem informasi adalah pemahaman terhadap domain organisasi yang akan diakomodasi oleh sistem. Sehingga dengan kata lain, jika domain tidak dikuasai dengan baik, maka alur sistem yang akan dibangun memiliki kemungkinan besar tidak sesuai dengan harapan.

Untuk dapat menguasai domain organisasi yang akan dikembangkan menjadi suatu sistem informasi, tidak akan terlepas dari pemahaman terhadap proses-proses bisnis dalam domain organisasi tersebut. Sebagai contoh jika akan membangun suatu sistem informasi akademik, maka harus memahami domain organisasi yang terkait dengan aktifitas akademik dari organisasi tersebut.

Setelah memahami domain dan proses bisnis dalam domain tersebut, maka selanjutnya adalah memodelkan proses-proses tersebut. Berbagai macam standar pemodelan dapat digunakan seperti misal IDEF0 dan DFD. Untuk memodelkan proses bisnis dalam suatu domain organisasi juga bukanlah perkara yang mudah, terutama pada domain organisasi yang sangat kompleks. Sehingga di sini perlu dipahami dan disepakati dengan baik seberapa dalam proses yang akan dianalisis. Hal ini untuk menghindari kerumitan yang lebih besar akibat adanya proses bisnis dalam domain organisasi yang tidak memiliki pengaruh cukup signifikan terhadap pelayanan teknologi infomasi.

Kendala lain terkait proses bisnis dalam suatu domain organisasi adalah adanya suatu proses bisnis dalam domain organisasi yang sering mengalami perubahan. Untuk itu ada baiknya ketika dalam memahami proses bisnis organisasi diukur terlebih dahulu tingkat kedewasaan (maturity) proses organisasi tersebut. Semakin tinggi level maturity dari proses bisnis organisasi, maka dapat dipastikan semakin jarang proses tersebut berubah-ubah, sehingga sistem yang akan dikembangkan dapat lebih stabil dan dapat bertahan lama.

Lebih lanjut, pengukuran tingkat kedewasaan proses bisnis dapat menjadi salah satu parameter yang ikut menentukan jangka waktu portfolio aplikasi.

Sent from my iPhone.

19Feb/11Off

Teknik Analisis Lingkungan Bisnis dan SI/TI

Analisis Strategi Bisnis
Deliverable :

  • strategi bisnis – misi, objektif, dll
  • inisiatif bisnis global
  • inisiatif wilayah bisnis
  • prioritas bisnis
  • permintaan SI terhadap kebutuhan SI

Critical Success Factor Analysis
Deliverable :

  • area aktifitas bisnis di mana ‘things must go right’
  • potensial IS/TI thrust
  • pengukuran performan

Analisis SWOT
Deliverable :
analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari lingkungan eksternal dan internal SI/TI

18Feb/11Off

Integrasi Aplikasi

Pada proses penyimpanan data tradisional, tiap area fungsional organisasi cenderung mengembangkan aplikasi secara masing-masing untuk mengakomodasi proses organisasi dalam wilayah fungsionalnya. Pendekatan tradisional ini dapat memicu terjadinya redudansi data, yaitu ketika divisi yang berbeda menyimpan informasi yang sama. Sebagai contoh, pada divisi pinjaman komersial sebuah bank, bagian marketing dan kredit mungkin akan mengkoleksi informasi tentang customer yang sama.

   
Skip to toolbar